Jika Aku Jatuh Cinta …
Januari 28, 2007
Cinta sejati hanyalah pada Rabbul Izzati. Cinta yang takkan bertempuk sebelah tangan. Namun Allah tidak egois mendominasi cinta hamba-Nya. Dia berikan kita cinta kepada anak, istri, suami, orang tua, kaum muslimin. Tapi cinta itu tentu porsinya tidak melebihi cinta kita pada Allah, karena Allah mengatakan, “Katakanlah! ‘Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, kaum keluargamu, harta-benda yang kamu usahakan, perdagangan yang kamu khawatiri akan merugi dan rumah tangga yang kamu senangi (manakala itu semua) lebih kamu cintai dari pada Allah dan Rasul-Nya dan berjiha di jalan-Nya, maka tunggulah keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik.”
Prestasi kepahlawanan para pejuang tidak terlepas dari pengaruh cintanya seorang pemuda kepada pemudi. Umar bin Abdul Aziz berhasil memenangkan pertarungan cinta sucinya kepada Allah dari pada cinta tidak bertuannya kepada seorang gadis. Tidak ada yang salah pada cinta. Berusahalah menempatkannya pada tempat, waktu dan sisi yang tepat.
Ya Allah, jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu, agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.
Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta, jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu
Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu, agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.
Ya Rabbana, jika aku jatuh hati, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu.
Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu, rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu.
Ya Allah, jika aku rindu, jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindukan syurga-Mu.
Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu, janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirmu.
Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu, jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu.
Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu, jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.
Ya Allah Engaku mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa pada taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-MU, telah berpadu dalam membela syariat-Mu. Kokohkanlah ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan nur-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengna limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu. (Yesi Elsandra, special untuk yang saling mencintai karena-Nya)
Entry Filed under: Cinta, Cinta ISlam, Harokah, Hizbut Tahrer, Islam, Love, Muslim, Religius, Tarbiyah, Tobat, Tsaqofah, daulah. .
51 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed

1.
nisnaeni | Februari 12, 2007 at 3:53 am
syahdu bgt syair cinta nya… buat yg memuja cinta:) cinta pd slaen-Nya, Allah saja. para pjuang cinta sejati… * jgnlah menangis krn cinta…menangislah krn dosa…
2.
Deniz | April 18, 2007 at 12:52 pm
Ya Allah…jagalah hamba dari galau yang salah…
3.
raudah83 | April 27, 2007 at 4:49 am
syair pencinta yang indah…
4.
Hamba Dhoif | Mei 19, 2007 at 4:07 am
subhanallah betapa Indahnya CINTA seandainya semua dari kita terlahir dari kesucian Cinta. Adakah akhwat yg siap untuk menjadi mujahidah pendamping kami seorang mujahid???
Allahu Akbar!!!
5.
indra fariadi lubis | Agustus 29, 2007 at 12:45 am
cinta itu tidak pernah ada kepentingan dan yg dicintai pun tidak pernah menyakitin..!!hanya ada cinta sejati dan abadi yg harus kita cintai..dan ini sebenarnya cinta
cinta kepada ALLAH
CINTA KEPADA ROSUL
CINTA KEPAD ORANG TUA
INI HARGA MATI
STOP DISTORSI ALAM PEMIKIRAN!!
MUSLIM FOREVER
6.
Eri | September 7, 2007 at 8:50 am
Stuju…stuju…
7.
echka | September 17, 2007 at 8:36 am
yupz………
8.
HAYHUMI | September 27, 2007 at 5:36 am
KESALAHAN AKAN SEMAKIN MENUMPUK JIKA CINTA SEMAKIN MENIPIS HANYA MEREKA YG MEMILIKI CINTA SEJATI NGGAK AKAN PERNAH TERPURUK DALAM KESALAHAN YG BESAR
9.
yanee | Oktober 5, 2007 at 11:25 am
puisi yng indah, kudu’ dibaca ya!!!
CINTA padaNYA emang harus nomor satu…….
Kekasih kita ga boleh jealous yeeee……
10.
me | November 17, 2007 at 6:09 am
insyaAllah…
11.
toings | Desember 19, 2007 at 1:54 pm
belum terfikirkanlah untuk membahas cinta kepada kedua orang tua kita daripada cinta kepada yang belum tentu…..
12.
echa | Januari 21, 2008 at 5:39 am
pingim banget punya pendamping seperti itu, ada ga ya?dmn?
13.
muni-k | Januari 21, 2008 at 5:43 am
Insya Alloh, smoga orang yang mencintaiku itu karena Alloh SWT,amin…
14.
berland | Februari 18, 2008 at 7:29 pm
cintaiLah ia sewajarNya..
karEna segaLa yaNG bErlebiHaN haNya miLik aLLaH SWT..
15.
dee | April 2, 2008 at 5:42 am
subhanallah,,cukup bagus untuk dibaca.
SO, what do U think again?
JADIKANLAH MODEL CINTA KITA SEPERTI APA YANG TERURAI DALAM KATA2 DIATAS..
16.
Rizky Febriansyah | April 28, 2008 at 3:45 am
Cinta Yang Sebenarnya
cinta dimana kita harus hidup bersama
dengan yang kita cintai
walau memang terasa menyakitkan bila
cinta itu tidak kesampaian
kalau kau mau tahu cinta yang
sebenarnya adalah cinta antara
pencipta dengan yang diciptakan
Dia tidak pernah meninggalkan kita,
begitu besar cintanya sama yang
diciptakannya
apakah kita bisa begitu besar
mencintaiNYA
Terkadang kita lupa dengan pencipta
kita, hanya mencintai sesama mahluk
yang diciptakannya, sementara cinta
dengan makhluk ciptaannya hanya
bersifat semu dan sementara dan juga
menyakitkan
Cinta yang bersifat Abadi hanya
cinta dengan penciptaNYA, cobalah kita
menjadi pencinta yang selalu mencintai
pencipta kita, karena dia tidak pernah
menyakiti perasaan kita.
Cinta dengan pencipta kita haruslah
didasarkan dengan hati yang ikhlas dan
rendah diri, karena kita hanyalah
ciptaannya yang tidak bisa berbuat
apapun selain dengan pertolongaNYA.
saya setuju dengan syair itu, memang cinta sejati adalah cinta kita dengan Allah SWT, saya suka syair itu dan saya tulis puisi untuk anda yg menulis puisi diatas
17.
Aminatuz zahra | Mei 7, 2008 at 5:08 am
cinta pada mahluk tak selamanya indah
tak selamanya berakhir bahagia
hawa nafsu membuat buta akan semuanya
itu pelajaran berharga yang membuat aq
percaya pada satu cinta
yang kekal selamanya
18.
wan | Mei 15, 2008 at 4:01 am
kadan2..terbit jua perasaan benci dalam cint ini
19.
Halley | Mei 15, 2008 at 12:01 pm
Aslkm. kpda pembaca trutama penulis puisi di atas, sangat indah puisinya. aku senang stelah membaca. puisi yg bisa memberi ku petunjuk. sangat senang kalau bisa berteman dengan penulis puisi diatas.
20.
muhammad jimi rizaldi | Mei 17, 2008 at 6:26 am
ana pengen dapat akhwat yang sholeha lagi mencintai.
21.
sinta | Mei 23, 2008 at 1:15 pm
aq suka banget dengan syair cintanya indah
tapi gimana bisa kita menjalin cinta dengan indah dimata Allah SWT tanpa terkotori
22.
Ghuraba Clan | Juni 1, 2008 at 12:44 pm
Shubhanallah…..
Syairnya Keren….!!
MUdah-mudahan Tercermin Dalam Hati Penulisnya…
Insyaalloh…
23.
yuzalies | Juli 9, 2008 at 1:24 pm
assalamualaikum……
lau kita cinta kerana allah insyaallah cinta kita kita akan kekal abadi selama-lamanya.
24.
SUE | Juli 19, 2008 at 4:51 pm
Subhanallah… Bertapa indahnya cinta kpd Ilahi tdk dapat menandingi cinta yang hanya sementara… cintailah cinta yg hakiki hanya kepada ALLAH… Semoga dirahmati-NYA!
25.
YUSRA | Juli 19, 2008 at 4:55 pm
CINTAKAN BUNGA, BUNGAKAN LAYU..
CINTAKAN MANUSIA, MANUSIAKAN MATI..
CINTAKAN ALLAH, KEKAL ABADI UNTUK SELAMA-LAMANYA..
26.
moch.el firdaus | Agustus 9, 2008 at 5:38 pm
adalah kaki yg melangkah mencari yg hakiki
adalah hati yg tulus dan ikhlas
untuk mencari cinta yg sebenarnya
syairnya begitu indah
indah dibacanya
27.
abu 'Azam | Agustus 12, 2008 at 2:14 pm
Di saat cinta bersemi dalam hati
Mohonlah agar Allah suburkannya dengan cahaya Iman
Di saat cinta menyemai rasa di jiwa
Berlindunglah dari segala fitnah yang mendera
Di saat cinta membara dalam jiwa
Berdo’alah agar Allah jauhkannya dari segala dosa
Di saat cinta merangkul tubuh kita
Jadikanlah Allah sebagi sandaran dari fitnah Cinta
28.
echaa | Agustus 29, 2008 at 5:58 am
masya Allah.. subhanallah.. syair na indah banget!!
29.
aiz | September 8, 2008 at 7:36 am
cinta pada manusia tak seindah cintanya kepada allah…selalu memuja,,manja,,ingin memberikan yang terbaik kepada yang punya kodrat,,,,,laa tahzan karna cinta manusia
30.
muslimahlestari | September 19, 2008 at 11:12 am
subhanallah,,,,,,,,,doa cinta yg sngt bagus ya
31.
intan | September 25, 2008 at 9:50 am
semoga allah mempertemukan jodohku…
32.
intan | September 25, 2008 at 9:56 am
aku mencari pendamping hidup, email aku ntnsari34@gmail.com
33.
kunfarida | September 29, 2008 at 5:02 am
Bukan titik yang membt tinta, tetepi tinta yang menjadikan titik, bukan cantik yang menjadikan cinta tetapi cinta yg menjdkan cantik
34.
didi | Oktober 5, 2008 at 4:11 pm
duh.. indahnya…
35.
pur | Oktober 20, 2008 at 9:28 pm
allahhu akbar.
maha besar allah.
36. ﻤﺤﻤﺩ ﺤﺴﻴﻦ’s Blog » Blog Archive » jika aku jatuh cinta | November 16, 2008 at 2:54 pm
[...] Jika Aku Jatuh Cinta … [...]
37.
sheila | Desember 4, 2008 at 6:51 am
cinta amat didambakan tapi tak dapat diandalkan
38.
sheila | Desember 4, 2008 at 6:55 am
Cinta bagaikan lautan tak bertepi, langit hanyalah serpihan buih belaka. bumi berputar karena gelombang cinta. tahukah andai tidak ada cinta dunia pasti membeku.
39.
wiki | Januari 2, 2009 at 2:40 am
Ya Allah jadikanlah hamba kekasih-MU
40.
MAWAR BIRU | Januari 15, 2009 at 9:03 am
YA ALLAH,ENGKAULAH SUMBER MAHA DAYA CINTA.TERANGILAH HATI INI DENGAN CAHAYA CINTAMU SEMATA.AMIEN.
41.
azmee | Januari 26, 2009 at 2:01 am
bagaimana q bisa melupakanmu jika sepanjang zaman q masih mencintaimu.ya….ALLAH engkaulah yg menciptakan mlam.engkau yg menjadikan q ada.aku hanyalah seorang musafir yg slalu lpa akan mu karna gemerlap dunuia dan terbuai akan cinta makhlukmu yg hanyalah meninggal kan luka.sesungguhnya engkaulah cinta sejati dlm hidipq.rinduku.karna mahabah rindumu bgtu kuat menyalur dlm hatiku.sehingga kema’rifatan hatiku lmah akan mahabahmu.enkaulah pangeran cintaku.penyelamat hati ku.dan engkau tak kan pernah mengecewakan q mwski trlalu banyak nestapa yg kubuat
MAAFFFKAN Q WAHAI PANGERANQ
42.
khairina qistina | Februari 1, 2009 at 2:32 pm
cinta adlh satu pekara yg xdpt d’elkkn namun dgn mngawal nafsu, emosi sgalanye akn brjln sperti biasa.. dan cinta yg mnyalahi syariat adlh dgn x brlndskn syariat.. mlnggr hukum hakam.. agama islam..
cinta juga smmgnye mmbuahkn sribu satu rasa kbhagiaan namun biarlh kbhiagaan brlndskn syariat.. sprti kata imam Al-Ghazali
“kbhagiaan trltk pd k’mngn mlwn hawa nafsu dri khndknye yg brlbihan”
olh itu, bgi ssbuah psgn fhamilh erti cinta dgn lbh mndlm dan jlaninye brlndskn syariat..!
43.
sajaksufi | Februari 14, 2009 at 2:59 am
VALENTINE’S DAY
wajah-wajah ceria
cahaya-cahaya lampu kota
terang berbinar menyempurna
hari kasih sayang nan bahagia
angin yang tenang
malam yang semakin kelam
mengusir segala muram
dan kelana dingin di senyap gelap
adakah sesuatu yang dapat mengubah dunia
selain saling mencinta sesama manusia?
44.
vhei | Februari 28, 2009 at 3:45 am
asw.
Subhanallah, , puisinya indah sekali. Begitu menyentuh..
Tapi adakah yang bisa membantu saya menemukan jawaban atas peristiwa yang saya alami ini….
Saya seorang mahasiswi,, Alhamdullillsh sikon di kampus saya sangat bagus. Islamnya sangatlah kental.
Di sini saya bertemu dengan seorang lkhwan, , saya merasa ikhwan yang satu ini berbeda dengan yang lainnya teman yang sudah saya kenal. Saya anti dengan yang namanya cowok apalagi ikhwan. Dan saya alhamdulillah masih terjaga sama yang namanya pacaran.Apa salah bila sy mengharapkannya????
Saya berharap dia dapat memotivasi saya untuk menjadi lebih baik lagi. Tanpa mengurangi kecintaan ku pada Allah SWT. tapi aku berharap dia justru membuatku semakin cinta pada Allah SWT.
Syukron ya yang mau membantu saya darii kondisi yang dilematis ini
45.
Sule' | Maret 11, 2009 at 11:54 am
Wah.. Syair cintanya kren be ge tee!? Q jd klepek” nich!!?
Qt tuch g bleh mnyalah artikn apa hkikt drpd cnta i2 sbnrnya.. Cinta sejati i2 hnya ada satu, yaitu cnta kpd Rabbul Izzati..
46.
Rojodirojo | Maret 30, 2009 at 7:35 pm
Do’a mulia untuk para pecinta sejati…
Semoga saja terkabul untuk ku…
47.
pablo | April 25, 2009 at 4:58 pm
Insyaallah..puueengen banget, punya pendamping seperti syair di atas.
48.
imran | Mei 11, 2009 at 5:32 pm
apa iyach
49.
rubby | September 1, 2009 at 5:40 am
memang benar cinta itu adalah inti daripada ibadah
50.
MohPoy Bob | September 16, 2009 at 9:01 am
Bila kau Sayang Pada Kasih mu Lebih Sayanglah pada IBUmu / (ALLAH), inget tuh ridhonya ibu adalah ridhonya Allah murkanya ibu murkanya Allah. Ya ALLAH jangan biarkan orang lain mengambil hatiku, sehingga aku lupa akan dirmu karena engkaulah cinta suciku yang kekal abadi selamanya…
51.
Iwan, laskar cinta | November 6, 2009 at 10:08 am
Saya setuju aja krn sma dg kònsep sya “LASKAR CINTA” = LASKAR=Prajurit/LAkukan Sesuatu KArena Robb.
CINTA=kasih sayang. Jadi laskar cinta : melakukan krn ALLAH dan dg kash syng