Syariat Islam Mengenai Cinta & Menikah Tanpa Cinta

Februari 12, 2007

MediaMuslim.InfoCinta seorang laki-laki kepada wanita dan cinta wanita kepada laki-laki adalah perasaan yang manusiawi yang bersumber dari fitrah yang diciptakan Alloh Subhanallohu wa Ta’ala di dalam jiwa manusia, yaitu kecenderungan kepada lawan jenisnya ketika telah mencapai kematangan pikiran dan fisiknya. Sebagaimana Firman Alloh Subhanallohu wa Ta’ala, yang artinya: “Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendir , supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya , dan dijadikan-Nya diantara kamu rasa kasih sayang .Sesungguhnya pada yang demikian itu benar- benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” (QS. Ar Rum: 21) Cinta pada dasarnya adalah bukanlah sesuatu yang kotor, karena kekotoran dan kesucian tergantung dari bingkainya. Ada bingkai yang suci dan halal dan ada bingkai yang kotor dan haram. Cinta mengandung segala makna kasih sayang, keharmonisan, penghargaan dan kerinduan, disamping mengandung persiapan untuk menempuh kehiduapan dikala suka dan duka, lapang dan sempit.

Cinta Adalah Fitrah Yang Suci
Cinta bukanlah hanya sebuah ketertarikan secara fisik saja. Ketertarikan secara fisik hanyalah permulaan cinta bukan puncaknya.Dan sudah fitrah manusia untuk menyukai keindahan.Tapi disamping keindahan bentuk dan rupa harus disertai keindahan kepribadian dengan akhlak yang baik.

Islam adalah agama fitrah karena itulah islam tidaklah membelenggu perasaan manusia.Islam tidaklah mengingkari perasaan cinta yang tumbuh pada diri seorang manusia .Akan tetapi islam mengajarkan pada manusia untuk menjaga perasaan cinta itu dijaga , dirawat dan dilindungi dari segala kehinaan dan apa saja yang mengotorinya.

Islam mebersihkan dan mengarahkan perasaan cinta dan mengajarkan bahwa sebelum dilaksanakan akad nikah harus bersih dari persentuhan yang haram.

Menikah Tanpa Cinta
Adakalanya sebuah pernikahan terjadi tanpa dilandasi oleh cinta. Mereka berpendapat bahwa cinta itu bisa muncul setelah pernikahan. Islam memandang bahwa faktor ketertarikan merupakan faktor yang tidak bisa diabaikan begitu saja.Islam melarang seorang wali menikahkan seorang gadis tanpa persetujuannya dan menghalanginya untuk memilih lelaki yang disukainya seperti yang termuat dalam Al Qur’an dan Al Hadist

Firman Alloh Subhanallohu wa Ta’ala, yang artinya: “Maka janganlah kamu (para wali) menghalangi mereka kawin dengan bakal suaminya” (QS. Al Baqarah: 232)

“Dari Ibnu Abbas rodhiyallahu anhu , bahwa seorang wanita datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alahi wa sallam , lalu ia memberitahukan bahwa ayahnya telah menikahkannya padahal ia tidak suka , lalu Rasulullah shalallahu ‘alahi wa sallam memberikan hak kepadanya untuk memilih” (HR Abu Daud)

Karena yang menjalani sebuah pernikahan adalah kedua pasangan itu bukanlah wali mereka.

Selain itu seorang yang hendak menikah hendaknyalah melihat dahulu calon pasangannya seperti termuat dalam hadist: “Apabila salah seorang dari kamu meminang seorang wanita maka tidaklah dosa atasnya untuk melihatnya, jika melihatnya itu untuk meminang, meskipun wanita itu tidak melihatnya” (HR. Imam Ahmad)

Memang benar dalam beberapa kasus, pasangan yang menikah tanpa didasari cinta bisa mempertahankan pernikahannya. Tapi apakah hal ini selalu terjadi, bagaimana bila yang terjadi adalah sebuah neraka pernikahan, kedua pasangan saling membenci dan saling mencaci maki satu sama lain. Sebuah pernikahan dalam islam diharapkan dapat memayungi pasangan itu untuk menikmati kehidupan yang penuh cinta dan kasih sayang dengan mengikat diri dalam sebuah perjanjian suci yang diberikan Alloh Subhanallohu wa Ta’ala. Karena itulah rasa cinta dan kasih sayang ini sudah sepantasnya merupakan hal yang harus diperhatikan sebelum kedua pasangan mengikat diri dalam pernikahan. Karena inilah salah satu kunci kebahagian yang hakiki dalam mensikapi problematika rumah tangga nantinya.

Entry Filed under: Cinta, Cinta ISlam, Harokah, Hizbut Tahrer, Islam, Love, Muslim, Religius, Tarbiyah, Tobat, Tsaqofah, daulah. .

63 Comments Add your own

  • 1. nuni  |  Mei 31, 2007 at 8:32 am

    aku adalah salah satu korban dari pernikahan tanpa cinta………..

  • 2. Erwin Hamdani  |  Juni 20, 2007 at 5:46 am

    Hai Nun….kamu dimana ?

  • 3. serbapenting  |  Juni 26, 2007 at 10:27 am

    :D

  • 4. Ibnu  |  Juni 27, 2007 at 8:28 pm

    Hai nun kamu korban yg bahagia atau yg menderita tolong di perjelaskan dan alasannya…?

  • 5. Rumi Ramadhan  |  Agustus 15, 2007 at 6:16 am

    semoga kita mampu untuk tahabba fillaah

  • 6. El-Rumi  |  Agustus 15, 2007 at 6:21 am

    Ikhwah Fillaah…
    Sungguh besar sekali pengaruh mafaaHim (pemahaman) terhadap su’ur (perasaan), mafaaHim (pemahaman) menentukan maqaayis (standar), qana’ah…
    WallaaHu a’lam…

  • 7. dieyla  |  Agustus 23, 2007 at 8:49 am

    islam 4ever

  • 8. jihannor  |  September 10, 2007 at 8:41 am

    Sesungguhnya Allah lebih mengetahui apa yang terbaik untuk hamba-hambaNYA… Jadi, sentiasalah bersangka baik pada Allah kerana DIA tidak akan membebankan kita dengan perkara-perkara yang kita tidak mampu melaksanakannya. Boleh rujuk maksud ayat terakhir dalam surah al-Baqarah..=)

  • 9. yanee  |  Oktober 5, 2007 at 1:05 pm

    Aku juga ngerasa awam bila menikah tanpa cinta.
    tapi juga ada yang mengatakan Cinta sejati akan datang setelah kita nikah, ato Cinta itu bisa dipupuk ato lebih gaulnya lagi, witing tresno jalaran soko ngglibet lan ora ono sing liyo……. tapi ya aku ga tau kebenarannya lhoooo……

  • 10. mira  |  Maret 7, 2008 at 11:57 am

    mencari cinta yg mencintai-Nya….

  • 11. blogaryandi  |  Maret 22, 2008 at 6:51 am

    lagi jalan-jalan nemu blog ini. blog yang menarik nih. bicara cinta memang tak akan habis-habisnya, selalu penuh makna. salam kenal..

  • 12. wawan maulana  |  April 4, 2008 at 4:24 am

    raihlah cinta hanya untuk allah,,,,
    karena cinta manusia itu tidak akan abadi,,,yang suatu saat pasti akan hilang atau bosan….tetapi cinta allah walu kita lupa kepada allah,,tapi allah tetap memberi petunjuk kepada kita……

    semoga kita selalu ada di jalan allah amiiiiiin…..

  • 13. wawan maulana  |  April 4, 2008 at 4:25 am

    nikahlah untuk menjauhi kita dari jinah,,,,,,,

    jauhilah pacaran karena pacaran jalan ke neraka…..

    aku sanagat bangga menjadi orang islammm

  • 14. muhammad taib  |  April 8, 2008 at 1:53 pm

    apa cinta itu harus dibuktikan dengan menyatukam dua keluarga yang berbeda????

  • 15. wan  |  Mei 15, 2008 at 3:58 am

    tapi kadang2 cinta sebelum nikah adalah perit jika terputus ditengah jalan.

  • 16. a  |  Juli 2, 2008 at 2:44 am

    kalo aq belum dapet2

  • 17. almukminun  |  Juli 3, 2008 at 2:19 am

    bagus artikelnya

  • 18. yuzalies  |  Juli 7, 2008 at 1:59 pm

    lau kita cinta kerana allah insyaallah akan kekal abadi selama-lamanya

  • 19. nursiddiq  |  Juli 22, 2008 at 7:56 am

    ass… tnang bro laki2 yang baik untuk permpuan yang baik juga…bgitu pun sebaliknya…. klo anda baik ya ins 4wi dpat cew baik juga,,,, klo anda……………………………..ya……………………. jg hehehehehhee……………………….! muf mira serangya

  • 20. Riyan  |  Juli 23, 2008 at 10:22 am

    Cinta..Hem,ap yaw?Yg Riyan tw cinta yg sjati tdk mlihat pd fisik yg psti ngeliat agama,akhlaknya musti sesuai pd Al-Quran dan sunnah nabi gtoo aja..

  • 21. Hudzaifah  |  Juli 25, 2008 at 9:28 am

    Contoh cinta suci: cinta ibu pada anaknya, cinta anak pada ibunya, cinta kakak pada saudara kandungnya, cinta paman pada ponakannya, cinta cucu pada kakeknya, cinta suami pada istrinya atau sebaliknya, dan lain sebagainya. Itu adalah cinta suci yang bersumber dari fitrah. Kalo cinta cowok pada cewek yang jadi pacarnya, itu tuh yang jadi pertanyaan… halal apa haram… Kalau orang yang menikah tanpa cinta, wah sengsara banget, tapi kalau udah nikah tetap tidak punya cinta, itu lebih sengsara, karena tidak bersyukur… hidup ini, kalau kita bersyukur, semua akan terasa indah dan mudah untuk dijalani…

    _____________________________________________
    Belanja Buku Islam di http://www.laroci.com

  • 22. AFRIDA  |  Agustus 30, 2008 at 5:11 am

    assalamu’alaikum…
    artikelny….good…good…good…
    cinta…. menurutku,cinta yang paling membwt tenang adl cinta kita kpd ALLAH dan cinta ALLAH kpd kita…

  • 23. tarieansapa  |  September 19, 2008 at 11:03 am

    cinta itu memang susah d mengerti ya, ada kalanya ketika kita mencintai seseorang dia tdk membalas rasa cinta kita bahkan tdk ada perasaan apa2 dlm dirinya, apakah ini namanya cinta bertepuk sebelah tangan??

  • 24. intan  |  September 25, 2008 at 10:00 am

    seneng yaa banyak yang udah nikah…..tolong bantu aku carikan pendamping hidup bisa ngemail di ntnsari34@gmail.com

  • 25. kunfarida  |  September 29, 2008 at 4:52 am

    Ass.wr.wb.gmn sih caranya menjag hati dari rasa cinta ini agar tetep di jalan Allah

  • 26. sarana hidayah  |  Oktober 2, 2008 at 1:09 am

    menikah tanpa cinta ?
    nih ada buku baru
    “taaruf dulu sebelum menikah”
    sebelum nikah diagnosa dulu cintamu..
    resensinya ada di http://fatamedia.wordpress.com

  • 27. pur  |  Oktober 20, 2008 at 9:11 pm

    assalamualaikum……….

    bagaimana kalau nikah berdasarkan paksaan dari orang tua…?
    sedang kan si gadis sudah ada pria idaman yang akan menyayanginya.

  • 28. rara  |  November 12, 2008 at 6:57 am

    Hmmmmm……………
    Love????
    Married without Love??
    uwh…..ga kebayang ah………….

  • 29. nia  |  November 15, 2008 at 2:21 am

    ahh…jd pgen nikah…he2

  • 30. sheila  |  Desember 4, 2008 at 7:01 am

    pernikahan bukanlah hal yang memutus cinta, tapi dialah awal dari sebuah perjalanan cinta.

  • 31. Yunita  |  Desember 13, 2008 at 5:02 am

    Ya Allah jadikanlah suamiku kelak mencintaiku sepenuh hatinya.
    begitupun dengan hatiku..Amiin

  • 32. ninis  |  Desember 22, 2008 at 10:51 am

    ad yg slah tuh d’srt Al-baqarah:232 mksdnya
    nikah lagy dgn suaminya yg sdh d cerai (rujuk).

  • 33. bekty  |  Desember 23, 2008 at 9:40 am

    emm tp kl nikah tanpa cinta…bagiku agak susah tuk kujalani

  • 34. nona  |  Desember 31, 2008 at 5:06 am

    benar gak sih cinta bisa tumbuh setelah menikah, kok jadi ragu yah

  • 35. rudy  |  Januari 5, 2009 at 4:03 pm

    love is something we’ll never know…

  • 36. ekojoe  |  Januari 10, 2009 at 4:40 pm

    Cinta adalah pangkal dari setiap perbuatan yang baik maupun yang buruk. Maka pangkal semua amalan dien ini adalah cinta kepada ALLAH SWT dan ROSULNYA

  • 37. MAWAR BIRU  |  Januari 15, 2009 at 8:48 am

    SEMOGA AKU MENDAPAT SUAMI YANG MENCINTAIKU KARENA ALLAH SEMATA.AMIEN

  • 38. Farid  |  Januari 27, 2009 at 3:07 am

    Love is not blind…Cinta bersandar pd kesetaraan hati n kesamaan visi…

  • 39. Lyra  |  Januari 27, 2009 at 6:43 am

    bukankah manusia memiliki jodohnya masing2…
    QS An-Nuur : 26 cukup menjelaskan bagaimana manusia mendapat pasangan hidupnya…
    yg baik dapet yg baik,
    sebagai manusia, kita wajib berusaha u/ jadi baik agar dapet yg baik…

  • 40. Arif Silveray  |  Februari 4, 2009 at 7:52 am

    Assalaamu ‘Alaikum
    “MENIKAH TANPA CINTA” mungkin itulah yang akan terjadi kepadaku…. Di setiap do’aku kepadaMU ya ALLOH kumohon Ridhoilah dan Restuilah aku untuk menikah dengan orang yang kucintai…kusayangi….., bukan dengan orang yang tidak kucintai ya ALLOH….. Dosakah aku jika aku menginginkan yang lain?? jika aku ingin menikah dengan orang yang aku cintai dan aku sayangi?? Hamba mohon kepadaMU ya ALLOH…kabulkanlah do’a hamba….. Rasanya berat berhubungan layaknya suami istri dengan orang yang tidak hamba cinta dan tidak pula hamba sayang….tapi jika pernikahan ini adalah karenaMU hamba ikhlas….. Mohon do’a teman2 semua agar ALLOH selalu sayang dan memberikan solusi yang terbaik untuk saya, orang yang tidak saya cinta, dan orang yang saya cinta….Amiin….
    Wassalam

  • 41. Arif Gunadi  |  Februari 18, 2009 at 2:33 am

    Ya ALLOH….. tolonglah hamba-MU ini…….Tolonglah dan Lindungilah hamba. Ridhoilah hamba…aamiin……

  • 42. Nurhayati  |  Februari 25, 2009 at 2:33 am

    Aku baru mengerti apa arti cinta yang sesungguh nya,yaitu cinta kepada Allah SWT,cinta kepada manusia tidak lah pantas jika kita tidak mencitai Allah SWT..semoga aku menjadi hamba yang cinta dan dicintai Allah SWT,Amiien!!!! I Love islam…

  • 43. Arif Gunadi  |  Maret 11, 2009 at 5:03 am

    Ya Alloh, kabulkanlah do’a hamba…….Kaulah yang menciptakan rasa sayang dan cinta…. Hanya kepada-Mu-lah kami memohon pertolongan dan keridhoan…… Salahkah hamba mencintainya? Salahkah hamba jika rasanya hamba hanya ingin menikah dengannya?
    Ya Alloh…..tolonglah hamba…dengarlah do’a hamba…..kabulkanlah permintaan hamba…..lindungilah hamba….ridhoilah hamba…

    Aamiin……

  • 44. Arif Gunadi  |  April 20, 2009 at 5:14 am

    Seminggu lagi hari itu datang…aku menikah dengan orang yang tidak aku cintai….
    Ya Alloh…tolonglah aku ya ALLOH…
    aamiin..

  • 45. Sherna  |  Mei 12, 2009 at 8:49 am

    q gtau hakikat cinta kepada sesama sebenarnya tuh kayak gimana. alnya biasa q suka ma org, tpi tu orang malu-malu dan akhirnya rasa cinta itu berlalu. tapi banyak juga yang datang, tapi masalahya aku yang nggak sreg!.
    tapi q g setuju kalau cinta itu mesti dikotorin sama perbuatan yang mesum seperti cita atau istilah sex lainnya.

  • 46. nisa  |  Mei 15, 2009 at 9:16 am

    iya sbtulnya cinta itu putih
    tp jgn trbawa arus cinta krn bisa mehanyutkan..
    bila qta tk pnya iman shbatku…

  • 47. kasih  |  Mei 25, 2009 at 6:29 pm

    asalkan itu intuk ibadah n agama aku yakin allah pasti membuka jalan n hati. cinta dengan manusia adalah ujian n proses untuk mengenal sejauh mana kita mencintai n mengenal sang pencipta.jika menikah kita untuk ibadah maka jgn takut akan janji allah.bukankah islam menganjurkan kita untuk menikah tanpa pacaran.? kalau kita menikah tidak memprioritaskan nafsu no 1,insyaallah bagaimanapun keadaan pasangan kita nanti kita akan menerima semuanya dengan ikhlas.aminn

  • 48. Arif Gunadi  |  Mei 27, 2009 at 10:41 am

    Ya Alloh….telah sebulan lamanya hamba menikah…..Tolonglah hamba ya ALLOH…
    Ridhoi hamba ya ALLOH…. hamba takut ya ALLOh…..
    Hanya kepada-MU hamba memohon……Tiada Tuhan Selain Alloh…tidak ada tempat lain untuk berdo’a….Kabulkanlah do’a hamba ya ALLoH…
    Aamiin..

  • 49. Simbe  |  Juni 2, 2009 at 3:30 am

    Good..Good..Good

    Carilah cinta yang sejati dari-Nya

  • 50. Risma  |  Juni 10, 2009 at 7:36 am

    membahas tentang cinta tidak ada habisnya ya

    aq ada referemsi nih

    klik saja

  • 51. mohd norazwan  |  Juni 13, 2009 at 4:17 pm

    aku nk bertunang bln 11ape yg telah dijanjikn..tp pasanganku meminta tangguh..perkare seperti ini selalu berlaku..die bg alasan mcm2..die kate xnk menyusahkan fmly n etc..pasanganku gak selalu bgtau adekah plhn die ni btl n die sering bgtau die nk wat solat istikharah..tlg sape2 yg dpt membantu aku tlg add ym aku n blh berbincang dgn aku..aku perlukn bantuan dr semua..semoge ALLAH tunjukkan aku jln yg benar :’(.. ni email aku norazwan_jb@yahoo.com k tq

  • 52. Indah  |  Juni 26, 2009 at 5:28 am

    hhhmm………, akupun mencintai seseorang yang bisa kubilang baik, dia seorang yang bisa menjadi imam yang baik buatku…….., tapi……hubungan ini begitu rumit kurasa….., tapi aku yakin….., ALLAH pasti beri yang terbaik untuk umatnya yang beriman dan yakin pada-Nya……., dan aku mencintainya karna aku mencinta-Nya….

  • 53. echie  |  Juli 18, 2009 at 12:54 pm

    menikah tanpa cinta, ya…sekarang aku rasakan. Sedih banget itu yang aku rasakan karena aku terlalu mencintainya. Tapi itu kesalahan aku…aku terlalu cinta dia tapi dia tidak cinta aku.

  • 54. tama  |  Agustus 4, 2009 at 7:08 am

    me either…menikah tanpa cinta…itu juga saya alami saat ini..
    Menikah tanpa dasar cinta itu sangat menyakitkan, Justru saat setelah menikah ini cinta itu muncul dengan yang lain.

  • 55. cinta  |  September 4, 2009 at 10:45 am

    aku pernah mersakan kebahagian menikah karena cinta dan penuh kasih sayang, tapi aku tidak mengerti apakah tadir atau jodoh ku hanya sesaat, kami berpisah karena orang ketiga.
    aku harus merelakan dan mengikhlaskan seseorang yang aku cintai untuk wanita lain, walau ini pedih tapi harus kujalani, tapi hingga saat ini dua tahun berlalu aku tetap menjaga rasa cinta ini karena Allah ta’ala

  • 56. Santri Jowo  |  September 5, 2009 at 1:22 pm

    ya segharusnya gitu akan tapi harus di restui ama semua keluarganya

  • 57. Anpaki  |  September 6, 2009 at 4:04 am

    menarik sekali artikelnya…..tks info’na …salam

  • 58. Azh  |  September 13, 2009 at 11:13 pm

    lagi nyari yg passs….
    tp bTE jg klaman nyari…, smbil nyari cari kesibukan aj ah…

  • 59. MohPoy Bob  |  September 16, 2009 at 8:00 am

    Ya Allah aku tak mau menikah tanpa C!NTA itu menyakitkan bagku karena aku takut terjadi kepura-puraan dalam hidupku nanti, pasti akan timbul kebohongan besar dalam rumah tanggaku aku tak mau itu terjadi kerena itu adalah dosa. ku ingin kebahagiaanku lengkap, ada kasih dan ada sayang. lebih baik mencintai daripada dicintai dalam arti lebih baik memberi daripada menerima . . . karena aku laki-laki yang suatu hari nanti akan menjadi kepala rumah tangga. dengarkanlah bisik dalam hatiku ini ya Allah kerena nikah adalah salah satu ibadah kepadamu dan ku ingin ridhomu ikut serta dalam perjalanan cintaku. amin ya robbal alamin

  • 60. Zainab  |  Oktober 9, 2009 at 7:30 am

    Cinta yang akan selalu abadi dan tidak akan pernah menyakitkan,yaitu hanyalah mencintai di bawah naungannya ALLOH smata…!!!! yang akan menyelamatkan dgn menjalankan syariatnya.

  • 61. bee  |  Oktober 15, 2009 at 7:54 am

    aku uda buktiin bs kooo,cinta tmbuh setelah nikah malah paten loh

  • 62. zizou  |  Oktober 30, 2009 at 5:23 am

    ya alloh…jgn biarkan hamba jatuh cinta sebelum nikah…..mungkinkah?

  • 63. F  |  November 9, 2009 at 3:12 am

    Aku seorg perempuan dan udah sebulan ini menikah juga menikah tanpa cinta, aku belum bisa nerima suamiku apa adanya, karna aku mencintai org lain dan skrg aku lagi mengandung anak dari org yg sangat aku cintai itu & suamiku tau itu, dia menikahiku walau itu bkn anaknya, padahal lelaki yg sangat aku cintai itu mau brtanggung jawab, masalahny kami beda keyakinan & keluargaku ga bs terima itu & aku diharuskan menikah segera munkin utk menutup aib & tdk blh brhubungan dgn lelaki yg aku cintai itu, bagaimana pun dia adlh ayah dr anakku & dia ttp brtanggung jwb mau membantuku dalam membiayai, membesarkan dan mendidik anak kami tersebut tapi suamiku dan keluarga ga tau hal itu.

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


 

Februari 2007
S S R K J S M
« Jan   Jul »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728  

Komentar Terakhir

Irawati Asis di Cinta Islam
F di Syariat Islam Mengenai Cinta …
Iwan, laskar cinta di Jika Aku Jatuh Cinta …
trisya di Kisah Nyata Orang Yang Memilik…
zizou di Syariat Islam Mengenai Cinta …

Top Posts

Arsip

Links Islam

Total Pengunjung

Add to Technorati Favorites