Tali Silaturahmi
Februari 12, 2007
Menurut Rasulullah, Allah SWT akan melapangkan rezeki orang yang suka menyambung tali silaturahmi. Allah juga akan memanjangkan umur kepadanya
Muhammad Baqir ra pernah mendapat wasiat dari ayahnya (Imam Zainul Abidin, ra). Ia (kata Baqir) telah berwasiat kepadaku, “Janganlah duduk bersama lima jenis manusia. Jangan berbicara kepada mereka, bahkan jangan berjalan bersama mereka, meskipun tidak disengaja.
Pertama, Orang Fasik. Karena ia akan menjualmu hanya untuk sesuap makanan.
Kedua, Orang Bakhil. Karena ia akan memutuskan hubungan di saat kita kita memerlukan.
Ketiga, Pembohong. Karena ia akan menipumu. Karena ia akan senantiasa menipumu.
Keempat, Orang Bodoh. Karena ia berkeinginan memberikan manfaat bagimu, namun karena kebodohannya, ia jutru merugikanmu.
Kelima, Orang yang memutuskan tali silaturahmi. Karenanya, janganlah berdekatan dengannya.
***
Memutus tali silaturahmi adalah sesuatu yang dilarang oleh agama Islam. Dalam Q.S an-Nisa’: 1, Allah berfirman, “Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan mempergunakan nama-namaNya, kamu saling meminta, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi.”
Dalam kitab Ahkam al-Qur’an-nya, Ibnu al-Arabi menafsirkan ayat ini dengan: “Takutlah kepada Allah untuk berdosa kepada-Nya dan takutlah untuk memutus tali silaturahmi”.
Dari Abdullah bin Abi Aufa r.a. berkata, ketika sore hari pada hari Arafah, pada waktu kami duduk mengelilingi Rasulullah saw, tiba-tiba beliau bersabda, “Jika di majelis ini ada orang yang memutuskan silaturahmi, silahkan berdiri, jangan duduk bersama kami.” Dan ketika itu, diantara yang hadir hanya ada satu yang berdiri, dan itupun duduk di kejauhan. Dan dalam waktu yang tidak lama, ia kemudian duduk kembali.
Rasulullah bertanya kepadanya,”Karena diantara yang hadir hanya kamu yang berdiri, dan kemudian kamu datang dan duduk kembali, apa sesungguhnya yang terjadi? Ia kemudian berkata, “Begitu mendengar sabda Engkau, saya segera menemui bibi saya yang telah memutuskan silaturahmi dengan saya. Karena kedatangan saya tersebut, ia berkata, “Untuk apa kamu dating, tidak seperti biasanya kamu dating kemari.” Lalu saya menyampaikan apa yang telah Engkau sabdakan. Kemudian ia memintakan ampunan untuk saya, dan saya meminta ampunan untuknya (setelah kami berdamai, lalu saya datang lagi ke sini).
Lalu Rasulullah bersabda, “Kamu telah melakukan perbuatan yang baik, duduklah, rahmat Allah tidak akan turun ke atas suatu kaum jika di dalamnya ada orang yang memutuskan silaturahmi.”
Rasulullah pernah bersabda,”Tidak ada satu kebaikanpun yang pahalanya lebih cepat diperoleh daripada silaturahmi, dan tidak aka satu dosapun yang adzabnya lebih cepat diperoleh di dunia, disamping akan diperoleh di akherat, melebihi kezaliman dan memutuskan tali silaturahmi.”
Dalam sebuah riwayat lain, dari Anas r.a, ia berkata bahwa Rasullah saw bersabda, “Barangsiapa yang suka dilapangkan rezekinya dan dilamakan bekas telapak kakinya (dipanjangkan umurnya), hendaknya ia menyambung tali silaturahmi. [Mutafaq ‘alaih]
Ali r.a meriwayatkan dalam sebuah hadist, “Barangsiapa yang mengambil tanggungjawab atas suatu perkara, aku akan menjamin baginya empat perkara. Barangsiapa bersilaturahmi, umurnya akan dipanjangkan, kawan-kawannya akan cinta kepadanya, rezekinya akan dipalangkan, dan ia aman masuk ke dalam surga. (Kanzul ‘Ummal).
Al-Qurthubi mengatakan, “Seluruh agama sepakat bahwa menyambung silaturahmi wajib dan memutuskannya diharamkan“. Ibnu Abidin al-Hanafi mengatakan;”Menyambung silaturahmi wajib meskipun hanya dengan mengucapkan salam, memberi hadiah, memberi pertolongan, duduk bareng, ngobrol, bersikap ramah dan berbuat baik. Kalau seseorang yang hendak disilaturahmi berada di lain tempat cukup dengan berkirim surat, namun lebih afdol kalau ia bisa berkunjung ke tempat tinggalnya”.
Orang yang menyambung silaturahmi akan mendapat balasan di dunia berupa: kedekatan kepada Allah, rezekinya diluaskan, umurnya dipanjangkan, rumahnya dimakmurkan, tercegah dari mati dengan cara tidak baik, dicintai Allah dan dicintai keluarganya.
Yang lebih penting dari itu semua, di akhirat kelak, ia akan mendapat balasan surga dari Allah SWT: Rasulullah ditanya oleh seorang sahabat, “Wahai Rasulullah kabarkanlah kepadaku amal yang dapat memasukkan akan ke surga”. Rasulullah menjawab; “Engkau menyembah Allah, jangan menyekutukan-Nya dengan segala sesuatu, engkau dirikan shalat, tunaikan zakat dan engkau menyambung silaturahmi“. (HR. Bukhari).
Dan yang terakhir, Rasulullah pernah berkata pada sahabat Abu Bakar ash-Shiddiq r.a bahwa tiga perkara berikut ini benar adanya. Pertama, barangsiapa yang dizalimi kemudian ia memaafkan, maka kemuliannya akan bertambah. Kedua, barangsiapa yang meminta-minta untuk meningkatkan hartanya, maka, hartanya akan berkurang. Ketiga, barangsiapa yang membuka pintu pemberian dan silaturahmi, maka hartanya kan bertambah.
Entry Filed under: Cinta ISlam. .
13 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed

1.
salafyindonesia | Februari 13, 2007 at 7:48 pm
Salam kenal selalu
2.
rudion | Februari 19, 2007 at 4:50 am
Makasih udah menuliskan hadits2nya… sangat berguna buat kita semua
3.
ressay | Februari 19, 2007 at 10:44 am
Salam,
terima kasih sudah mau mengambil riwayat dari Imam2 Ahlulbayt.
Semoga Allah senantiasa memberikan rahmat-Nya kepada Anda sekeluarga.
wassalam.
4.
arrasya | Maret 5, 2007 at 7:56 am
Assalamu alaikum warohmatullahi wabarokatuh
hati2 situs salafyindonesia palsu buatan syiah…kejahatan mereka ini bisa antum saksikan di link2 dibawah ini
http://www.kasralsanam.com/yhood+sheea.htm
http://www.youtube.com/watch?v=US2bCk2EIcU&mode=related&search=
http://www.youtube.com/watch?v=Z5EIGpWwtSU&mode=related&search
http://www.rafidhah.wordpress.com
http://www.syiah.blogspot.com
http://www.hakekat.com
semoga bermanfaat
CINTAI ISLAM BERANTAS SYIAH
5.
Helmi | Mei 3, 2007 at 7:30 pm
Baca
http://syifa.wordpress.com/2005/12/10/pacaran-islami-yang-bener-aja/#comment-739
6.
Dapatkan BUKUNYA!!! | Juni 6, 2007 at 3:47 am
Assalamualaikum Warahmatullohi Wabarakatuh
Mo bagi-bagi info tentang eBooks, ada eBooks baru dari http://www.mediamuslim.info
7.
Dapatkan BUKUNYA!!! | Juni 6, 2007 at 3:48 am
Media Muslim Info e-Books Project: Panah Syetan |Al-Wajibat | Al-Ilmu | Malapetaka Akhir Zaman | Risalah Romadhon | Dasar-Dasar Memahami Tauhid
8. Tali Silaturahmi………. « My Inspiration | Juni 16, 2007 at 3:02 pm
[...] Tali Silaturahmi………. Juni 16, 2007 Posted by safruddin in Inspirasi. trackback Tali Silaturahmi [...]
9.
bahlul ,maka jadi karkun satu hari | Juni 17, 2008 at 4:11 am
gimana sama saudara kita salafi yang jelek-jelekin,Ust Abdullah azzam,Syeik Bin Bazz ?Perlu di usir dari indonesia????
10.
moezlimah cute | Agustus 21, 2008 at 3:14 am
asslkm…..
Alhamdulillah Saya bersyukur dah bisa mengetahui lebih banyak lagi tentang menjaga silahturahmi. saya akan berusaha untuk tetap menyambung tali silahturahmi saya dengan teman, dan sanak saudara. sekali lagi syukron kasiron
11.
nhazz | Oktober 21, 2008 at 7:16 am
bagus banged….
12.
atha de Maree | Maret 24, 2009 at 10:53 pm
busyet dahhhh fuck u semuanya,,,najis tralala….jgn fanatis dahhhh…………………munafik bgt…………
13.
junima | Oktober 25, 2009 at 10:18 am
bagus niy artikelnya
aku share ya link-nya di facebook
makasih^^